Text
Hi, Kaloka Aswara
Kaloka tumbuh dalam limpahan cinta Abah dan Ambu, tetapi juga dalam batas-batas yang dibangun atas nama perlindungan. Di balik senyumnya yang hangat, ada ruang yang tak pernah benar-benar bebas. Hanya Rengganis, sahabatnya sejak duduk dibangku SD, yang memahami sisi itu. Ketika perasaan diam-diam tumbuh di antara mereka, sejak itu Kaloka tak pernah benar-benar tahu apakah Rengganis adalah salah satu bentuk keberanian—dan warna yang Tuhan tunjukkan dalam hidupnya.
| 2354 | 813 TAH h | Perpustakaan SMKN 10 Jkt (FIKSI) | Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada2026-10-05) |
Tidak tersedia versi lain